5W+1H : Prinsip Jurnalisme Warga Untuk Desa Bersuara

Cikadu, – Niatkan menulis untuk memberi kabar baik, menyenangkan orang, melaporkan kegiatan, dokumentasi kegiatan atau peristiwa dan lain sebagainya. Jadilah jurnalisme warga (pewarta) untuk Desa Bersuara, walaupun bukan wartawan kita tetap bisa menulis berita, sekaligus menerbitkannya secara mandiri melalui website Desa kita. Dengan tetap memperhatikan asas jurnalistik dan etika.

Informasi Publik – terkait kepentingan umum, bukan masalah pribadi
Faktual – informasi nyata, benar-benar terjadi
Reportase – bersifat laporan, berdasarkan data atau wawancara

Apa saja Kegiatan Pewarta Warga ?

1. Mengamati dan Wawancara
Pengamatan menghasilkan rekaman, video, foto, dll. Sedangkan wawancara menghasilkan catatan jawaban dan informasi dari narasumber.

2. Menyusun Berita

Prinsip umum 5W + 1 H
(who, what, where, when, why + how)
Who Pelaku, subjek. Siapa? Siapa yang melakukan? Siapa yang mengadakan? Siapa yang terlibat? Biasanya nama orang atau lembaga.
What – Peristiwa. Apa? Melakukan apa? Mengadakan apa? Ngomong apa? Menyelenggarakan apa?
Where – Tempat. Di mana diadakannya? Di mana terjadinya? Di mana lokasinya?
When – Waktu. Kapan? Hari apa tanggal berapa? Iraha? Berpa lama?
Why – Tujuan, latar belakang peristiwa. Kenapa? Untuk apa? Apa tujuannya? Mengapa terjadi? Kenapa diadakan? Kenapa ngomong begitu?
How – Detail peristiwa. Bagaimana ceritanya? Bagaimana kejadiannya? Prosesnya? Ada apa saja?

3. Menerbitkan Berita
Mengunggah berita melalui dasbor Website Desa

Langkah 1 : Bahan Berita : Foto 

Contoh Foto Kegiatan : Gotong Royong Masyarakat di Hari Pertama

Langkah 2 : Menulis Berita

Alinea 1
Menjelaskan SIAPA yang ada difoto, APA yang dilakukan ( kegiatan ), DIMANA ( lokasi ) dan KAPAN ( waktu ) kegaiatan itu berlangsung.

Alinea 2
Menjelaskan TUJUAN atau latarbelakang kegiatan/peristiwa, berupa Kutipan pernyataan Narasumber. Diikuti Nama Lengkap, usia narasumber, jabatan ( bila ada ). Contoh : “Alhamdulillah kegiatan gotong – royong pembangunan masjid Al – Hidayah ini selalu kompak,” ujar Abdul Gopur (65), Ketua RT 002/006 Pasirhuni.

Alinea 3
Menjelaskan BAGAIMANA detail kegiatan tersebut, dimulai dari awal kegiatan, sedang berlangsung, hingga selesai kegiatan ( awal, inti, penutup ).

Contoh :

Warga Kampung Pasirhuni Gotong Royong Pembangunan Tempat Wudhu Masjid Al-Hidayah, Masyarakat dan Pengurus DKM Al-Hidayah bergotong – royong dalam pembangunan Tempat Wudhu di Masjid Al-Hidayah Pasirhuni, Dusun Karyamukti, Desa Cikadu, Minggu 23/7/2017.

“Alhamdulillah kegiatan gotong – royong pembangunan masjid Al – Hidayah ini selalu kompak,” ujar Abdul Gopur (65), Ketua RT 002/006 Pasirhuni.

Pembangunan fasilitas ini telah lama direncakan oleh masyarakat DKM Al Hidayah Pasirhuni dan pertama kali pembangunannya. Hari ini penggerakan masyarakat, tokoh dan remaja Pasirhuni untuk memulai pembangunan segera terwujud, banyak yang ikut hadir dalam gotong – royong ini, dari mulai mengangkut batu pecah, pasir, menggali tanah, menyediakan air makanan, hingga menggergaji kayu. Hari ini acara berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan panitia pembangunan Tempat Wudhu Masjid Al – Hidayah. Alhamdulillah akhirnya banyak yang tergerak untuk mensukseskan pembangunan ini, dukungan pun dari para dermawan melalui penggalangan dana online hingga lembaga sosial, seperti MIM Foundation.

Tahap Akhir
Lakukan, lakukan, lakukan…

Sekian, semoga bermanfaat.

sumber: Gerakan Desa Membangun

Editor : Nuron – @nuroniii

About Pemdes Cikadu 43 Articles

Sistem Informasi Desa Cikadu dikelola oleh Redaksi (SID) Desa Cikadu Kecamatan Cikadu Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat – Indonesia 43276

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan