Berbagai Manfaat Kapulaga, Dari Bumbu Masakan Hingga Ekonomi

Proses Pengeringan Kapulaga Dengan Cara Tradisional. (Dok. Patriot Desa)

cikadu.desa.id – Kapulaga seberang atau kapulaga sabrang (Elettaria cardamomum) adalah sejenis rempah yang penting untuk berbagai jenis masakan di Asia dan juga banyak digunakan untuk bahan obat tradisional (jamu). Berasal dari Asia Selatan, jenis kapulaga ini diduga menyebar secara liar hingga ke wilayah Malaysia.

Nama asing kapulaga adalah pai thou kou (bahasa Tionghoa). Orang Yunani menyebut buah itu cardamomom yang kemudian dilatinkan oleh orang Romawi menjadi cardamomum. Dalam bahasa Inggris disebut cardamom. Dalam bahasa Thai disebut krava, elaichi dalam bahasa Hindi, dan elakkaai dalam bahasa Tamil.

Kapulaga adalah jenis rempah yang biasanya digunakan sebagai penambah rasa serta aroma pada masakan. Rempah ini umum dikonsumsi di Asia terutama di wilayah India dan sekitarnya. Kegunaan utama kapulaga adalah sebagai penguat rasa pada makanan.

Ada banyak manfaat kapulaga, dari penyedap makanan hingga baik bagi kesehatan. Manfaat kapulaga bagi kesehatan adalah untuk mengatasi; Mulas, Batuk, Sembelit dan lain-lain. Bahkan rempah-rempah ini dapat membantu menurunkan berat badan. Karena manfaat kapulaga cukup banyak, maka banyak yang mengambil ekstraknya dan kemudian dikemas dalam suplemen herbal.

Selain bermanfaat untuk penguat rasa dan kesehatan, kapulaga juga bermanfaat bagi perekonomian petani yang menanamnya. Di Desa Cikadu misalnya, banyak petani yang mulai mengalihfungsikan lahan yang tidak produktif untuk menanam kapulaga.

Kapulaga Setengah Kering. (Dok. Patriot Desa)

Keberadaan kapulaga di Desa Cikadu sudah dikenal oleh sebagian orang karena kapulaga tersebut bisa kita jumpai di pekarangan rumah warga atau kebun-kebun kecil warga, namun hingga kini penjualan komoditas rempah tersebut relatif rendah karena sebagian besar pemasarannya masih konvensional. Karenanya perlu ada beragam strategi dan inovasi pemasaran agar pendapatan petani kapulaga meningkat.

Harga kapulaga basah di tingkat petani sekarang Rp 10 ribu per kilogram, kapulaga kering Rp 50 ribu per kilogram. Jika petani mampu mengolah serta mengemasnya lebih menarik, meningkatkan kualitas, dan strategi pemasaran tidak hanya konvensional, maka penjualan kapulaga akan meningkat.

Berbagai strategi pemasaran harus diterapkan sebagai upaya memasarkan produk unggulan, diantaranya mengolah berbagai produk berbahan dasar kapulaga, mengemas produk kapulaga semenarik mungkin, serta meningkatkan kualitas hasil panen.

Selain itu perlu ada inovasi dalam memasarkannya. Di antaranya menjual lewat media sosial sebagai sarana pemasaran produk yang efektif dan efisien. Selain menjadi media promosi yang murah, promosi daring (dalam jaringan) ini juga mampu menjangkau calon konsumen di pelosok nusantara bahkan penjuru dunia.Dengan demikian beragam produk di desa kemudian didorong supaya penjualan meningkat karena memenuhi tiga aspek penting. Yakni nenyangkut kualitas, kuantitas, dan kemasan.***

Penulis: Pandu Desa Indonesia

Editor: Almy Indriani

Referensi:

wikipedia.org

hallosehat.com

jatengprov.go.id

About Pemdes Cikadu 153 Articles
Sistem Informasi Desa Cikadu dikelola oleh Redaksi (SID) Desa Cikadu Kecamatan Cikadu Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat - Indonesia 43276

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan