BLKM Jabar Gelar Pelatihan Kerja Mandiri Bagi Warga Translok Cikadu

Kabar Desa Pemberdayaan Masyarakat Produk Desa

Pembukaan Pelatihan Kerja Mandiri melalui Mobile Training Unit (MTU) Angkatan IX Tahun 2019 Kabupaten Cianjur. Peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari Desa Cikadu, Desa Sukamulya dan Desa Mekarlaksana Kecamatan Cikadu Kabupaten Cianjur mengikuti Kegiatan Pelatihan Kerja Mandiri melalui Mobile Training Unit (MTU) Angkatan IX Tahun 2019 minat usaha kuliner dan las listrik dasar yang dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 17 s.d. 20 September 2019 di Gedung PGRI Cikadu Kabupaten Cianjur.

Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Camat Cikadu yang diwakili oleh Sekretaris Camat Cikadu, Bpk. Kusman. Dalam sambutannya, Sekmat Cikadu menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kecamatan Cikadu merasa senang dan bangga karena Kecamatan Cikadu ditunjuk untuk menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pelatihan Kerja Mandiri melalui Mobile Training Unit yang dilaksanakan oleh BLKM Jabar.

“Kegiatan ini sungguh sangat besar manfaatnya bagi warga Cikadu, karena pelatihan ini selain memberikan pelatihan keterampilan secara teknis, para peserta juga diberikan alat praktek sebagai modal dasar untuk melakukan usaha,” ungkap Kusman dalam pidatonya (17/9).

Pemerintah Kecamatan Cikadu juga akan mendorong, dari setiap unit usaha yang dibentuk dalam pelatihan ini, dalam jangka satu tahun kedepan, usahanya harus berkembang dan dapat merekrut warga sekitar. Sehingga nantinya, unit usaha ini dapat meningkatkan perekonomian warga dan mampu menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka di Cikadu.

Warga Transmigrasi lokal Cikadu sedang Mengikuti Pelatihan Kerja Mandiri

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kab. Cianjur yang diwakili oleh Kabid Transmigrasi, Bpk. Dadang Ruhiat dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta pelatihan ini merupakan bagian dari warga Transmigrasi lokal (translok) Cikadu Cianjur (Koleberes, Sukasari & Mekarlaksana). Dan menjadi sebuah kebanggan bagi kita semua, bahwa Translok Cikadu ini menjadi Translok terbaik dan menjadi Translok percontohan untuk tingkat Nasional menurut Kemendesa & PDTT.

“Faktor utama yang menjadi alasan translok Cikadu ini menjadi yang terbaik adalah karena tidak ada konflik dalam urusan lahan tempat tinggal,” paparnya dihadapan peserta pelatihan.

Menurutnya kini menjadi tugas kita semua, kita harus menyediakan lahan usaha beserta unit usahanya. Melalui pelatihan inilah diharapkan warga di Kecamatan Cikadu memiliki unit usaha sebagai modal dasar untuk meningkatkan perekonomian warga dan dapat menyerap tenaga kerja.

Dalam agenda kegiatan tersebut turut hadir Kepala Desa dan Kasi Kesejahteraan Masyarakat Desa Cikadu untuk mendampingi para peserta yang berasal dari wilayah Translok dan perwakilan dusun.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan