Desa Cikadu Kab. Cianjur Raih Penghargaan DesTIKa Desa.id Awards 2014

Penghargaan untuk Desa dan Pemerintah Daerah yang berkomitmen dan sudah terbukti mendukung penuh pemanfaatan TIK Perdesaan serta menggunakan domain desa.id untuk website Desa. Melalui musyawarah tiga pihak, perwakilan Kemkominfo RI, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dan Gerakan Desa Membangun. akhirnya diputuskan 10 penerima penghargaan DesTIKa Desa.id Awards 2014, Penghargaan ini diberikan kepada : 1. Gampong Cot Baroh, Kab. Pidie, Aceh 2. Desa Cikadu, Kab. Cianjur, Jawa Barat 3. Desa Bakbakan, Kab. Gianyar, Bali 4. Desa Batumeranti, Kab. Tanahbumbu, Kalimantan Selatan 5. Desa Lakawali, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan 6. Kampung Nurawi Miosindi, Kab. Yapen, Papua 7. Dishubkominfo Kab. Majalengka – Jawa Barat 8. Dishubkominfo Kab. Tanahbumbu – Kalimantan Selatan 9. Diskominfo Provinsi Jawa Barat 10. Dishubkominfo Provinsi Kalimantan Selatan.

Penyerahan DesTIKa Desa.id Awards untuk Desa Cikadu diberikan langsung oleh Ir. Bambang H.T., Dirjen Aptika Kemkominfo RI, dan dihadiri oleh Bupati Majalengka, Ketua Umum PANDI dan perwakilan dari 18 Provinsi di Indonesia serta tamu undangan lainnya.

Direktur Informasi Teknologi Komunikasi Kemenkominfo, Septriana Tangkary saat pembukaan Festival DesTIKa di Desa Tanjungsari Kec. Sukahaji menyampaikan, wawasan masyarakat desa tentang TIK dewasa ini masih sangat minim sehingga membutuhkan sosialisasi penggunaan internet lebih bermanfaat. Salah satunya adalah melalui Festival Desa Teknologi Informasi, nantinya akan lahir Wardes (warnet Desa) yang sepenuhnya akan dikelola oleh desa, dengan tujuan agar masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan akses internet yang berkualitas untuk mendapatkan informasi, bagaimana tentang aplikasi TIK di desa, pengalaman menggunakan akses internet untuk bercerita tentang potensi desa dan kehidupan masyarakat desa melalui portal atau website yang dikelola oleh desa.

Hal senada juga diungkapkan Dirjen Aplikasi Informasi Teknologi Kemenkominfo Bambang Heru Cahyono, mengatakan Festival Desa TIK akan sangat bermanfaat bagi masyarakat desa untuk mendapatkan pengalaman baru tentang dunia TIK pedesaan dan mendapat wawasan bagaimana pengelolaan internet di desa, bagaimana tentang peran masyarakat dalam mendapatkan informasi. Sehingga nanti desa bisa mengenalkan seluruh potensinya secara luas ke dunia luar melalui internet dan bisa mengakses infromasi dan tidak ketinggalan informasi, sehingga bisa berkembang.

Sementara itu penerimaan Awards untuk Desa Cikadu, diterima oleh Relawan TIK Cianjur/GDM Cianjur A. Nuroni / Nuron yang sekaligus mewakili Relawan TIK Cianjur, GDM Cianjur, dan Desa Cikadu dalam sambutannya mengatakan, pencapaian ini sangat panjang perjuangannya, dengan kondisi di desa Cikadu yang minim akses internet tidak menyurutkan semangat memberikan informasi kepada public. Ditengah – tengah minimnya akses internet di Desa Cikadu, desa kami mendapatkan Awards “Inisiatif dan Kreativitas Dalam Pemanfaatan TIK dan Penggunaan Domain “Desa.ID”, sangat membanggakan bagi kami di Desa Cikadu. Perjuangan dari pengumpulan data informasi desa hingga harus upload data diperkotaan, saat seorang pemuda/ mahasiswa pulang pergi kekota. Sampai saat ini pengelolaan website desa belum dikelolaan perangkat desa. Dikarenakan petugas desa belum melek IT.

Website Desa Cikadu yang beralamat http://www.cikadu.desa.id ini, buah hasil dari kegiatan Bandung Lautan ID yang diselnggarakan di ITB Bandung, 1 tahun silam. Sampai Nuron (saya) menyampaikan/ bertukar informasi dihadapan peserta Bandung Lautan ID. Dari sinilah domain didapatkan dan dari GDM meminta surat resmi permohonan domain, yang dipenuhi setelah saya pulang dan disetujui oleh sekdes Cikadu. Tidak hanya website Desa Cikadu juga aktif member informasi melalui social media, twitter @desacikadu dan FB : Desa Cikadu / fb.com/cikadu.desa.id. Dari sinilah Desa Cikadu aktif menyuarakan kondisi Cikadu, baik ke pemerintah pusat maupun provinsi Jawa Barat. Dukungan pun banyak diterima dari sesama Gerakan Desa Membangun, dan saling membantu menyuarakan. Akhir – akhir ini sering berkomunikasi dengan wakil gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar. Beliau sudah mengenalnya desa Cikadu ini, yang sering aktif di jejaring social. Kabar – kabar dari desa sering disampaikan kepadanya, dan beliau pun meresponnya. Diantara responnya beliau menyempatkan ke Cikadu, dan sekitarnya. Karena Desa Cikadu tidak hanya menyuarakan kondisi Desa Cikadu saja, kondisi sekolah seperti kandang ayam (SD Girimekarpun) aktif disuarakan, selain kondisi jalan yang rusak. Sebagai bukti Desa Cikadu menuangkan tulisannya dalam website desa, sebagai penyampaiannya Desa Cikadu aktif dalam Sosial Media Twitter dan Facebook. Kemenangan Awards Festival Nasioanal Desa TIK 2014 di Majalengka pun, telah sampai kepada beliau (Deddy Mizwar), berikut respons beliau dan lainnya.

Festival Desa TIK yang digelar oleh Kementerian Kominfo, bekerja sama dengan Relawan TIK Kabupaten Majalengka diisi berbagai kegiatan mulai dari pameran, workshop dan lokakarya dan temu pegiat TIK dari berbagai kota di Indonesia. Selain itu menurutnya Festival Desa TIK akan diisi berbagai kegiatan yang menarik tentang dunia TIK. Salah satu acara adalah Pemberdayaan Desa Melalui TIK. Festival Desa Teknologi, Informasi dan Komunikasi (DesTIKa) pertama kali dilaksanakan di Desa Melung, Banyumas, Jawa Tengah,mulai dari tanggal 29-30 Agustus 2013 dan diikuti puluhan Desa dari berbagai Provinsi, seperti Aceh, Jambi, Sulawesi Tenggara, Maluku, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai tuan rumah, para peserta mengikuti berbagai kegiatan mulai dari seminar internet sehat dan aman (insan), pemanfaatan internet untuk buruh migran, sosialisasi program Kominfo RI, dialog bersama para pejabat Kominfo RI, pameran potensi desa, hingga workshop website Desa, aplikasi mitra desa dan lawang. Dan di tahun 2014 Festival DesTIKa dilaksanakan di Kabupaten Majalengka, dan dihadiri oleh Desa – desa dari beberapa Provinsi di Indonesia. Konsep acara DesTIKa 2014 memiliki perbedaan dari pelaksanaan sebelumnya. Rangkaian kegiatan festival DesTIKa disesuaikan dengan budaya di Kabupaten Majalengka, dan budaya pemanfaatan teknologi informasi yang mana di setiap daerah akan berbeda. Kegiatan DesTIKa 2014 akan mengedepankan pemanfaatan Teknologi Informasi di setiap desa, dan Sistem Informasi yang telah dirancang oleh tim RTIK Nasional bekerja sama dengan beberapa komunitas – komunitas TIK di seluruh Indonesia.(RelawanTIK/ras)

sumber : http://cianjurkab.go.id/berita-daerah/2835/desa-cikadu–kab-cianjur-raih-penghargaan-destika-desaid-awards-2014.html

About Pemdes Cikadu 40 Articles
Sistem Informasi Desa Cikadu dikelola oleh Redaksi (SID) Desa Cikadu Kecamatan Cikadu Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat - Indonesia 43276

Jadi yang Pertama Berkomentar

Leave a Reply